February 27, 2008

Tebak Seberapa Aku Mencintaimu.......

Judul asli : Guess How Much I Love You (Devine Combien Je T'Aime), Oleh : Sam Mc Bratney dan Anita Jeram, Penerbit : Walker Books, London

Sekarang waktunya tidur. Kelinci kecil memegang telinga panjang Kelinci besar dan tidak ingin melepaskannya. Dia ingin Kelinci besar mendengarkan baik-baik apa yang diucapkannya.
'Tebak sebesar apa cintaku pada Ibu?'
'Bagaimana Ibu bisa menebaknya?'
'Aku cinta ibu sebesar ini,' kata Kelinci kecil sambil merentangkan lengannya lebar-lebar.
'Dan Ibu mencintaimu sebesar ini,' kata Kelinci besar sambil juga merentangkan lengannya yang panjang.
'Wow, itu benar-benar besar,' kata Kelinci kecil

'Cintaku setinggi ini,' lanjut Kelinci kecil sambil meregangkan tangannya tinggi ke atas.
'Dan Ibu mencintaimu setinggi ini,' kata Kelinci besar, juga meregangkan tangannya tinggi ke atas.
'Wow, itu benar-benar tinggi,' pikir Kelinci kecil.
'Aku ingin sekali memiliki lengan sepanjang itu.'

Tiba-tiba Kelinci kecil mempunyai ide. Dia menjungkirbalikkan badannya dan bertumpu hanya pada lengannya.'Aku cinta ibu hingga ujung kakiku,'katanya.
'Dan Ibu mencintaimu hingga ujung kakimu,' kata kelinci besar. Sambil mengangkat kelinci kecil di atas kepalanya.

'Aku mencintai Ibu, hingga setinggi aku bisa lompat.' kata Kelinci kecil. Dan ia pun melompat satu, dua dan tiga lompatan.
'Dan Ibu mencintaimu setinggi ini,' kata Kelinci besar.Dan dia melompat sangat tinggi hingga telinganya menyentuh dahan pohon.
'Wow, tinggi sekali,' kata Kelinci kecil. Aku ingin sekali dapat melompat setinggi itu.

Aku mencintai Ibu sejauh jalan menuju sungai itu,' kata Kelinci kecil.
'Ibu mencintaimu hingga ke sungai di balik lembah sana,' kata Kelinci besar
'Itu benar-benar jauh,' pikir Kelinci kecil. Tapi dia mengantuk, terlalu mengantuk untuk berpikir.
Ia mengangkat hidungnya dan memandang gelapnya malam. Tidak ada yang lebih jauh daripada langit....
'Aku mencintai Ibu hingga ke bulan.' Gumannya sambil memejamkan mata.
'Itu sangat jauh' kata Kelinci besar. Benar-benar jauh.

Kemudian kelinci besar meletakkan kelinci kecil di atas tumpukan daun dan menciumnya sambil mengucap selamat malam. Dan ia pun berbisik di telinga anaknya itu, 'Ibu menyayangimu hingga ke bulan dan kembali ke bumi.'

No comments: